Naik 300%, Kinerja Hakim Dipertanyakan

KOMPAS TV, Rabu, 02 April 2008, 19.30 WIB

Kenaikan tunjangan hakim di lingkungan MA dan pengadilan tinggi naik hingga 300 persen per 1 April 2008. Namun, kenaikan ini dianggap kontra produktif karena tidak dibarengi dengan peningkatan kinerja hakim di Indonesia.

Mulai 1 April 2008, ketua MA memperoleh tunjangan sebesar Rp 31,1 juta dan wakil ketua MA Rp 25,8 juta. Ketua pengadilan tinggi Rp 13 juta, hakim pengadilan tinggi Rp 10,2 juta dan terendah hakim pengadilan tinggi kelas II Rp 4,2 juta. Kenaikan tunjangan itu belum termasuk gaji pokok.

Disela-sela diskusi tentang kenaikan tunjangan hakim di sekretariat ICW di Jakarta, Rabu siang. Peneliti Indonesian Corruption Watch (ICW), Febri Diansyah menyatakan tunjangan kinerja MA dan pengadilan merupakan bentuk disorientasi program anti korupsi.

Auditor BPK, Surahmin mempertanyakan kenaikan tunjangan hakim yang tidak sejalan dengan peningkatan kinerja hakim.

| Reporter:Syariful | Kamerawan:Alam | Penulis:Syarifulalam | Editor Video:Dinda |

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s