Putusan Kasasi ADELIN LIS

Saya baru mendapatkan, dari seorang teman, soft copy Putusan Kasasi Adelin Lis di Mahkamah Agung.

Putusan Nomor: 68K/PID.SUS/2008

Saya pikir, meskipun bukan tanpa catatan kritis, para majelis hakim MA yang memutus kasus ini patut diapresiasi. Setidaknya dari yang saya baca sepintas, beberapa norma baru dan penegasan-penegasan yuridis jika terus didorong dan dikembangkan akan bernilai penting untuk advokasi kasus-kasus pembalakan liar.

Ternyata, MA mengatakan kasus illegal logging yang semula dikira hanya dapat dijerat dengan UU Kehutanan, juga dapat dijerat dengan UU Anti Korupsi.

Dalil itu sesuai dengan salah satu hasil rakernas MA tahun 2006 dan satu terminologi sederhana dalam hukum “concursus idealis”.

Untuk KPK, tentu putusan ini patut dibaca secara cermat. Agar paradigma berpikir KPK tenttang Korupsi tidak terkukung sekedar dalam ter Suap, Gratifikasi, Feed Back, pengadaan barang dan jasa, dan korupsi konvensional lainnya.

———–

Tulisan terkait:

  1. Alternatif Konstruksi Hukum Menjerat Illegal Logging dengan Korupsi
  2. Terobosan Hukum Menjerat Pembalak Liar
  3. Mengadili Pembalak Liar

————

 

silahkan download PUTUSAN:

Putusan KASASI ADELIN LIS Nomor: 68 K/PID.SUS/2008

2 thoughts on “Putusan Kasasi ADELIN LIS

  1. catatan pertama. putusan adelin lis seharusnya tidak perlu anda dapat dari seorang teman, tapi bisa didownload dari putusan.net. akses sudah sedikit terbuka, untuk bisa membuka akses lebih besar lagi maka kita pertama harus mengoptimalkan akses yang terbuka sedikit itu tadi. seperti halnya malam pertama, ya “akses” nya tentunya masih kecil, tapi kalo ga di dorong terus ya ga bakalan besar. resistensi atas akses di awal pasti ada, tapi jika kita bisa memanfaatkan sebaik2nya akses tersebut hingga pada akhirnya si pembuka akses bisa mendapatkan manfaatnya juga dari akses tersebut maka perlahan tapi pasti si pemilik akses itu sendiri yang akan merasa penting untuk membuka akses. seperti juga halnya “malam pertama”, pertama pasti sakit, lama-lama…hehehehe ***********.

    kedua, pada dasarnya sangat banyak delik yang bisa ditarik menjadi delik korupsi. maling ayam pun sepanjang ayam tersebut adalah ayam negara (apalagi kalo banyak) bisa ditindak dengan pasal korupsi, hal ini disebabkan karena memang pengaturan dalam khususnya pasal 2 31/99 memang pengaturan ember bocor. selain illegal loging dan maling ayamnya negara delik lainnya misalnya pemalsuan pita cukai, penyelundupan, penggelapan pajak, insider trading atas BUMN, tindak pidana perbankan sepanjang bank tersebut adalah bank pemerintah, tindak pidana perusakan barang sepanjang barang tersebut adalah barang negara, bahkan dengan sengaja nunggak tagihan PLN maupun Telkom pun pada dasarnya bisa dijerat juga dengan pasal 2 31/99. kalo seandainya negara punya rumah bordil maka konsumen yang ga bayar juga bisa kena pasal korupsi. hehehe.

    “ide tentang Maling Ayam saya kira menarik🙂 tapi tidak begitu penting, karena hanya bikin bias. hehe2
    tentang Putusan.net…
    mungkin nunggu downloadnya sambil ditinggal tidur…
    dan ternyata justru putusan Adelin Lis masuk kategori lingkungan hidup..
    padahal didakwa Primer: Korupsi Subsidair: Kehutanan.
    Putusan KASASI pun bilang, Adelin divonis karena KORUPSI
    masukin kategori Korupsi donk..
    atau yang posting ke putusa.net ga baca putusannya??🙂
    hehe2
    aku dah sampaikan juga ke rekan yang ngrus badilag.net. ga tau apakah dia bisa koordinasikan ke rekan di Putusan.net.

    tapi, teman, terimakasih kiriman kemarin ya…
    hehe2

  2. Pingback: Dapatkah Putusan Kasasi Adelin Lis jadi Yurisprudensi « Iqra’

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s